You need to enable javaScript to run this app.

Hari Pertama Ujian Karya Tulis Ilmiah di SMA Swasta Katolik Pancasila Borong Berlangsung Lancar, Peserta Tunjukkan Kesiapan dan Tanggung Jawab Akademik

Hari Pertama Ujian Karya Tulis Ilmiah di SMA Swasta Katolik Pancasila Borong Berlangsung Lancar, Peserta Tunjukkan Kesiapan dan Tanggung Jawab Akademik

Borong, 25 Februari 2026 – SMA Swasta Katolik Pancasila Borong melaksanakan Ujian Karya Tulis Ilmiah (KTI) bagi peserta didik kelas XII. Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan penting yang harus diikuti oleh seluruh peserta didik sebagai syarat kelulusan. 

Hari ini menjadi hari pertama pelaksanaan Ujian Karya Tulis Ilmiah (KTI) bagi peserta didik kelas XII, sebuah tahapan penting yang menjadi salah satu syarat kelulusan. Ujian dilaksanakan pada sore hari, dimulai pukul 14.30 WITA, dan berlangsung dalam suasana tertib, tenang, dan penuh tanggung jawab.

Sejak sebelum ujian dimulai, para peserta didik telah hadir dengan penuh kesiapan. Mereka datang dengan membawa karya tulis ilmiah yang telah disusun melalui proses panjang, didampingi oleh guru pembimbing dengan penuh kesabaran dan dedikasi. Wajah-wajah mereka memperlihatkan kesungguhan, sekaligus rasa percaya diri untuk mempresentasikan hasil kerja keras yang telah mereka persiapkan selama berbulan-bulan.

Pada hari pertama ini, peserta ujian terdiri dari seluruh peserta didik kelas XII H dan sebagian peserta didik kelas XII G. Sementara itu, peserta didik dari kelas XII A hingga XII F, serta sebagian lainnya dari kelas XII G, dijadwalkan akan mengikuti ujian pada hari-hari berikutnya sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh sekolah. Pelaksanaan ujian yang dibagi ke dalam beberapa hari ini bertujuan agar proses ujian dapat berlangsung secara efektif, tertib, dan memberikan kesempatan yang optimal bagi setiap peserta didik.

Penanggung jawab urusan Karya Tulis Ilmiah, Konstantinus Kapu, menjelaskan bahwa pada hari pertama ini terdapat 35 peserta didik yang mengikuti ujian. Para peserta dibagi ke dalam enam ruang ujian, dengan jumlah lima hingga enam peserta didik di setiap ruang. Setiap ruang ujian didampingi oleh dua orang penguji yang bertugas menilai, memberikan pertanyaan, serta menguji pemahaman peserta didik terhadap karya ilmiah yang telah mereka susun.

“Ujian ini merupakan puncak dari proses pembelajaran yang panjang. Para peserta didik telah dibimbing oleh guru pembimbing sejak awal penyusunan karya tulis. Melalui ujian ini, mereka belajar untuk mempertanggungjawabkan hasil pemikiran dan penelitian mereka secara ilmiah,” jelasnya.

Pelaksanaan ujian berlangsung dengan tertib dan lancar. Di setiap ruang ujian, peserta didik mempresentasikan karya tulis mereka dengan penuh kesungguhan. Mereka menjelaskan latar belakang penelitian, tujuan, metode yang digunakan, hingga kesimpulan yang diperoleh. Para penguji kemudian memberikan pertanyaan yang bertujuan untuk menguji pemahaman sekaligus memperkuat kemampuan berpikir kritis peserta didik.

Salah satu penguji, Rista Sinus, menyampaikan apresiasi atas kesiapan para peserta didik. Ia menilai bahwa secara umum peserta didik telah menunjukkan kemampuan yang baik dalam mempertanggungjawabkan karya ilmiah mereka.

“Anak-anak hebat. Mereka mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh. Sebagian besar mampu menjelaskan dan mempertanggungjawabkan karya tulis mereka dengan baik. Memang masih terdapat beberapa perbaikan, terutama dalam sistematika dan teknik penulisan, tetapi hal tersebut merupakan bagian dari proses pembelajaran,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh salah satu guru yang tergabung dalam panitia pelaksanaan ujian KTI, Dewi Ino. Ia mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan ujian pada hari pertama.

“Puji Tuhan, ujian hari ini berjalan dengan lancar. Peserta didik mampu mempertanggungjawabkan karya tulis mereka dengan baik. Ini menunjukkan bahwa mereka telah dipersiapkan dengan sungguh-sungguh melalui proses bimbingan yang baik,” tuturnya.

Program Karya Tulis Ilmiah merupakan salah satu program akademik penting di sekolah yang bertujuan untuk melatih peserta didik dalam mengembangkan kemampuan berpikir ilmiah, kemampuan meneliti, serta keterampilan menyusun karya tulis yang sistematis dan bertanggung jawab. Melalui proses ini, peserta didik tidak hanya belajar menulis, tetapi juga belajar untuk berpikir kritis, mandiri, dan disiplin.

Hari pertama pelaksanaan ujian ini menjadi awal dari rangkaian ujian Karya Tulis Ilmiah bagi seluruh peserta didik kelas XII. Pihak sekolah berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar hingga selesai. Melalui kegiatan ini, sekolah terus menunjukkan komitmennya dalam membentuk peserta didik yang unggul secara akademik, berkarakter kuat, dan siap menghadapi tantangan pendidikan di jenjang yang lebih tinggi maupun kehidupan di masa depan.

 

Editor : U.S

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

RD. Pankrasius Wahu Nudan, S.Fil.,M.Th.,M.Han

- Kepala Sekolah -

SALAM DAN SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMAS KATOLIK PANCASILA BORONG

Berlangganan
Banner