SMAK PANCASILA JADI TUAN RUMAH TURNAMEN VOLLY DAN CATUR TINGKAT SMA SE-KABUPATEN MANGGARAI TIMUR
- Selasa, 04 Oktober 2022
- Administrator
- 0 komentar
Turnamen olah raga Volleyball dan catur dalam rangka seleksi pemain tingkat SMA sekabupaten Manggarai Timur, telah dibuka hari ini (Selasa, 4/10/2022) di SMA Swasta Katolik Pancasila Borong.
Turnamen ini diawali apel pembukaan, pembacaan Janji Wasit dan Janji Atlit. Menurut Korwas SMA Dinas PPO Propinsi NTT, Lukas Sumba, S.fil, turnamen ini dibuat dalam rangka seleksi pemain. Tim yang juara nantinya, akan dikirim ke Bajawa-Ngada untuk tingkat kabupaten sepropinsi NTT.
Dalam sambutan pembukaan, selaku pembina upacara, bapak Lukas, mewanti-wanti: "Semua kita adalah wasit. Semua kepala sekola adalah wasit. Tingkatkan kompetensi olah raga kita dalam kebersamaan.
Awalnya, saat pertemuan dengan semua kepala sekolah di Colol, kami merasa sulit mendapat tempat penyelenggaraannya. Tapi kepala SMA Pancasila, Rm. Luis menyanggupi tempat untuk kita. Literasi Olah raga hari ini, kita belajar dari SMA Pancasila. Terima kasih untuk Kepala sekolah, guru-guru, pegawai dan para siswanya. Terutama untuk penerimaan dan kesiapan mereka. Terima kasih untuk kerja keras mereka. Tunjukkan sportivitas olah raga. Kita belajar bekerjasama lewat turnamen olah raga dan catur. Kita belajar utk menerima kemampuan kita. Belajar dari kekalahan dan kemenangan. (pertandingan dibuka secara resmi)
Sementara ketua MKKS, Frumens Hemat S.fil, mengangkat dua tokoh kitab suci, bacaan misa hari ini sebagai dasar refleksi di awal pertandingan. Yakni, Maria dan Marta. Yesus menegur Marta, "Marta-Marta, engkau terlalu menyibukan diri dengan banyak perkara." Yang selalu sibuk dgn banyak perkara adalah semua kepala sekolah, sampai lupa mengurus olah raga.
Pak Frumens, mengajak semua peserta untuk belajar tentang apa saja. Di era sekarang, siswa boleh belajar tentang apa saja dari siapa saja. Lewat olah raga kita belajar berkolaborasi. Tinggalkan banyak perkara, kita belajar berolahraga. Junjung tinggi aturan olah raga yang kita buat bersama. Kalau ada kekeliruan, kita selesaikan bersama. Tidak ada konflik dalam turnamen yang tidak bisa diselesaikan. Tidak ada saling cubit di luar kompleks sekolah. Salam olah raga.
Demikian juga, Ketua Panitia Turnamen, Markus Dani, Guru SMAS K Pancasila yang mengampuh mata pelajaran Bahasa Jerman, di sela-sela kesibukan pertandingan ini mengharapkan; pertama, agar turnamen berjalan aman, lancar dan sukses. Kedua, para wasit dan juri memegang teguh netralitas dan sportivitas olah raga, tidak berat sebelah. Ketiga, kiranya dengan seleksi turnamen ini bisa menghasilkan benih atlit yang berkualitas. Dan sekolah-sekolah kita memiliki nilai plus dalam proses seleksi dengan kerja sama yang solid dan akrab ke depannya. (*)
Penulis: Bpk Kristian Anggur