SMAS K PANCASILA BORONG GELAR STUDY TOUR KE SMAS K REGINA PACIS BAJAWA: MEMPERKUAT KOLABORASI, BERBAGI PRAKTIK BAIK, DAN MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN
- Selasa, 13 Oktober 2026
- Administrator
- 0 komentar
Bajawa, 7–9 Oktober 2026 — Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan memperkuat jejaring kerja sama antarlembaga pendidikan, SMAS K Pancasila Borong, Kabupaten Manggarai Timur, melaksanakan kegiatan Study Tour ke SMAS K Regina Pacis Bajawa, Kabupaten Ngada, pada tanggal 7–9 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk saling belajar, berbagi pengalaman, serta membangun kolaborasi dalam pengembangan kualitas pendidikan.
Rombongan Study Tour SMAS K Pancasila Borong berjumlah 46 orang, terdiri atas lima orang guru bersama Kepala Sekolah, RD Pankrasius Wahu Nudan, serta 40 peserta didik yang merupakan anggota Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). Selama tiga hari, rombongan mengikuti berbagai agenda yang melibatkan para pimpinan sekolah, guru, dan peserta didik dari kedua lembaga pendidikan.
Hari Pertama: Penyambutan Hangat dan Penguatan Kemitraan
Pada Rabu, 7 Oktober 2026, rombongan SMAS K Pancasila Borong bertolak dari Borong pada pukul 11.00 WITA dan tiba di Bajawa sekitar pukul 14.30 WITA. Setibanya di Bajawa, rombongan menuju penginapan untuk menyimpan barang-barang dan mempersiapkan diri mengikuti agenda penyambutan di SMAS K Regina Pacis Bajawa.
Tepat pukul 15.00 WITA, rombongan dijemput dengan penampilan drumband. Setibanya di gerbang sekolah, rombongan disambut dengan tarian Ja’i dan pagar betis yang membentang sepanjang lorong sekolah hingga lapangan multifungsi SMAS K Regina Pacis. Penyambutan yang meriah dan penuh keakraban tersebut menjadi gambaran nyata keramahan keluarga besar Regina Pacis dalam menerima tamu dari SMAS K Pancasila Borong.
Acara penyambutan kemudian dilanjutkan dengan doa pembuka, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta sambutan dari Kepala Sekolah SMAS K Regina Pacis Bajawa.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMAS K Regina Pacis Bapak Hendrianto Emanuel Ndiwa, ST.,M. Pd, menegaskan lima nilai utama yang terus diperjuangkan dalam membangun karakter dan budaya kerja di lingkungan sekolah, yakni kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja keras, dan kerja sama.
Pertama, kejujuran. Kejujuran merupakan modal utama dalam membangun identitas diri dan memperoleh kepercayaan orang lain. Dalam setiap aspek kehidupan, terutama dalam menjalankan tugas di lembaga pendidikan, kejujuran menjadi fondasi penting bagi terciptanya integritas dan kepercayaan.
Kedua, kedisiplinan. Kedisiplinan tidak hanya berlaku bagi peserta didik, tetapi juga bagi para guru dan seluruh pegawai. Nilai ini diterapkan secara konsisten dan adil kepada seluruh warga sekolah. Kepala sekolah memberikan contoh kedisiplinan dengan hadir di sekolah sejak pukul 06.00 WITA, sementara gerbang sekolah ditutup pada pukul 06.40 WITA. Kehadiran dalam kegiatan keagamaan, termasuk misa pagi, juga menjadi bagian dari pembiasaan disiplin dan pembentukan karakter warga sekolah.
Ketiga, tanggung jawab. Setiap peserta didik harus menyadari bahwa tugas dan tanggung jawab yang diberikan merupakan kesempatan untuk belajar menjadi pribadi yang dapat dipercaya. Karena itu, setiap tugas perlu dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, penuh kesadaran, dan komitmen.
Keempat, kerja keras. Keberhasilan tidak datang dengan sendirinya, tetapi membutuhkan perjuangan, ketekunan, dan pengorbanan. Budaya kerja keras di SMAS K Regina Pacis tampak dalam padatnya aktivitas sekolah, mulai dari kegiatan pagi, pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, hingga pendampingan dan persiapan ujian bagi peserta didik kelas XII yang berlangsung sampai malam hari. Menurut Kepala Sekolah, impian dan cita-cita hanya dapat diraih melalui usaha yang sungguh-sungguh.
Kelima, kerja sama. Kepala Sekolah menegaskan bahwa kegiatan Study Tour tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kemitraan antara SMAS K Regina Pacis Bajawa dan SMAS K Pancasila Borong. Kerja sama menjadi kekuatan yang memungkinkan kedua lembaga saling mendukung dalam mengembangkan potensi peserta didik dan meningkatkan mutu pendidikan.
Ia mengibaratkan kerja sama seperti sapu lidi. Satu lidi tidak cukup kuat untuk membersihkan kotoran, tetapi ketika banyak lidi disatukan dan diikat, semuanya menjadi alat yang kuat dan berguna. Demikian pula lembaga pendidikan, yang akan semakin kuat ketika membangun kebersamaan dan bekerja sama dengan berbagai pihak.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMAS K Regina Pacis juga menyampaikan apresiasi terhadap SMAS K Pancasila Borong. Ia menegaskan bahwa kedua sekolah memiliki kedekatan dalam nilai-nilai iman dan pelayanan Gereja Katolik. SMAS K Pancasila Borong berada dalam lingkup Keuskupan Ruteng dan dikelola oleh YASUKMATIM, sedangkan SMAS K Regina Pacis Bajawa berada dalam lingkup Keuskupan Agung Ende dan dikelola oleh YASUKDA.
Menurutnya, kedua lembaga pendidikan tersebut lahir dari rahim umat dan Gereja yang sama-sama berjuang membentuk generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang baik, berkarakter, dan bertanggung jawab.
Ia juga menjelaskan bahwa SMAS K Regina Pacis Bajawa memiliki sekitar 70 guru dan pegawai serta 1.190 peserta didik. Pengalaman kompetisi olahraga antara kedua sekolah turut disinggung sebagai gambaran bahwa persaingan dapat menjadi sarana untuk belajar, memperbaiki diri, dan berkembang. Ia mengingatkan bahwa kegagalan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan kesempatan untuk bangkit dan meraih keberhasilan.
Menutup sambutannya, Kepala Sekolah SMAS K Regina Pacis menyampaikan harapan agar kegiatan selama tiga hari tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman bagi guru dan peserta didik, khususnya pengurus OSIS dari kedua sekolah. Ia berharap kolaborasi ini dapat membawa kedua lembaga menjadi sekolah yang semakin unggul dan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat nasional.
Selanjutnya, Kepala Sekolah SMAS K Pancasila Borong, RD. Pankrasius Wahu Nudan, S.Fil., M.Th., M.Han, menyampaikan sambutan sekaligus ungkapan kebanggaan atas kesempatan mengunjungi SMAS K Regina Pacis Bajawa. Ia mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut merupakan pengalaman berharga dan langkah awal untuk membangun kerja sama yang lebih erat antara kedua lembaga pendidikan.
Menurut RD Pank, kolaborasi merupakan kebutuhan penting dalam upaya meningkatkan mutu sekolah. Melalui kegiatan ini, rombongan SMAS K Pancasila Borong ingin belajar dari berbagai praktik baik yang telah diterapkan di Regina Pacis sekaligus berbagi pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap lembaga pendidikan perlu memiliki kerendahan hati untuk terus belajar. Tidak perlu merasa paling hebat di lingkungan sendiri karena di luar sana selalu ada pengalaman, pengetahuan, dan praktik baik yang dapat menjadi sumber inspirasi.
Pilihan untuk mengunjungi SMAS K Regina Pacis Bajawa didasarkan pada reputasi sekolah tersebut yang dikenal luas, baik di Kabupaten Ngada maupun di tingkat yang lebih luas. Selain itu, kunjungan ini menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan kekeluargaan dengan masyarakat dan peserta didik yang memiliki kedekatan dengan wilayah Manggarai.
Setelah rangkaian sambutan, acara dilanjutkan dengan berbagai penampilan seni dari peserta didik SMAS K Regina Pacis, antara lain paduan suara, band, dan solo vokal. Suasana semakin meriah ketika rombongan diajak bergoyang bersama. Para peserta kemudian mengikuti tur lingkungan sekolah untuk mengenal lebih dekat fasilitas dan suasana belajar di Regina Pacis. Setelah seluruh agenda selesai, rombongan kembali ke penginapan OCD untuk beristirahat.
Hari Kedua: Berbagi Praktik Baik dan Penguatan Tata Kelola Sekolah
Kamis, 8 Oktober 2026, menjadi hari yang penuh dengan kegiatan pembelajaran dan pertukaran pengalaman. Sejak pukul 04.00 WITA, seluruh peserta telah bangun, mandi, dan mempersiapkan diri. Setelah sarapan bersama, rombongan berangkat menuju SMAS K Regina Pacis pada pukul 06.15 WITA.
Setibanya di sekolah, rombongan dibagi menjadi dua kelompok. Lima orang guru bersama Kepala Sekolah mengikuti agenda berbagi praktik baik bersama pimpinan sekolah sesuai bidang masing-masing. Sementara itu, peserta didik OSIS mengikuti agenda yang berfokus pada pengembangan organisasi, kepemimpinan, dan kerja sama antarpengurus OSIS.
Dalam sesi bersama para guru, rombongan memperoleh kesempatan untuk mendengarkan pemaparan dari sejumlah wakil kepala sekolah mengenai program, strategi, dan praktik pengelolaan pendidikan di SMAS K Regina Pacis.
Sesi pertama Kepala sekolah menjabarkan tentang Visi dan 3 kunci utama untuk bergabung dengan SMAS K Regina Pacis yaitu Kualifikasi, Keterampilan dan Kesejahteraan. Di kesempatan yang sama pula Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum yang memaparkan pengembangan program kurikulum melalui dua pendekatan, yakni kurikulum eksternal dan kurikulum internal. Penyesuaian kurikulum dilakukan dengan mempertimbangkan potensi daerah Ngada, karakteristik sekolah, serta potensi dan kebutuhan peserta didik agar mereka mampu mempersiapkan diri menghadapi masa depan.
Program pendukung yang dijelaskan meliputi penguatan literasi dan numerasi serta pendampingan asesmen bagi peserta didik. Pendampingan tersebut mencakup Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk mata pelajaran wajib dan pilihan, Tes Potensi Skolastik, TWK/TIU/TKP, UTBK, psikotes, serta TOEFL.
Berikutnya, Wakil Kepala Sekolah Bidang LPMI memaparkan strategi peningkatan mutu pendidikan yang mencakup pemetaan, perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi, serta berbagai strategi peningkatan mutu secara berkelanjutan. Paparan ini memberikan gambaran mengenai pentingnya pengelolaan mutu yang sistematis, terukur, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi bersama Wakil Kepala Sekolah Bidang Litbang. Setelah itu, para peserta beristirahat sejenak dan menikmati waktu makan siang bersama di ruang guru selama kurang lebih 30 menit.
Pada pukul 11.00 WITA, sesi berbagi dilanjutkan bersama Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan pentingnya membangun relasi, memperkuat kolaborasi, dan mengembangkan komunikasi yang baik dengan berbagai pihak. Strategi tersebut diharapkan dapat memperkuat citra sekolah sekaligus memperluas dukungan terhadap program-program pendidikan.
Pada pukul 15.00 WITA, rombongan mengikuti sesi bersama Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan. Salah satu hal yang menarik perhatian ialah penerapan sistem poin bagi peserta didik yang dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan. Sistem tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan kedisiplinan, pembentukan karakter, dan pengembangan tanggung jawab peserta didik.
Menjelang sore, rombongan berkesempatan menyaksikan pelaksanaan Try Out ke-23 bagi peserta didik kelas XII yang menggunakan aplikasi E-Ujian. Suasana ujian berlangsung tenang dan tertib. Para peserta didik tampak serius mengerjakan soal, sementara rombongan memperoleh gambaran langsung mengenai pemanfaatan teknologi dalam mendukung pelaksanaan asesmen di sekolah.
Rombongan juga sempat melihat hasil Try Out salah seorang peserta didik yang menunjukkan hasil baik. Pengalaman tersebut menjadi salah satu gambaran praktik yang dapat dipelajari dan dipertimbangkan dalam pengembangan program pembelajaran serta persiapan asesmen di SMAS K Pancasila Borong.
Setelah seluruh agenda selesai, sekitar pukul 19.30 WITA rombongan kembali ke penginapan untuk makan malam dan beristirahat.
Hari Ketiga: Transformasi Digital, Kolaborasi, dan Penutupan
Jumat, 9 Oktober 2026, merupakan hari terakhir kegiatan Study Tour. Agenda diawali dengan sesi berbagi bersama Wakil Kepala Sekolah Bidang IT yang memperkenalkan aplikasi SIAP RECIS, sebuah aplikasi terpadu yang dikembangkan untuk mendukung pelayanan dan pengelolaan berbagai kebutuhan sekolah.
Aplikasi tersebut menjadi salah satu contoh pemanfaatan teknologi digital dalam tata kelola pendidikan. Melalui sistem yang terpusat, layanan dan informasi dapat diakses oleh kepala sekolah, guru, serta peserta didik sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Pemanfaatan aplikasi ini memberikan inspirasi bagi rombongan SMAS K Pancasila Borong tentang pentingnya transformasi digital untuk mendukung pengelolaan sekolah yang lebih efektif dan terintegrasi.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana mengenai tata kelola sarana dan prasarana sekolah. Sesi ini memberikan wawasan tentang pentingnya pengelolaan fasilitas pendidikan secara terencana agar dapat menunjang proses pembelajaran dan berbagai aktivitas peserta didik.
Pada pukul 10.00 WITA, acara penutupan resmi dimulai. Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, mewakili Kepala Sekolah SMAS K Regina Pacis, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh rombongan SMAS K Pancasila Borong atas kebersamaan dan semangat berbagi selama kegiatan berlangsung. Apresiasi secara khusus diberikan kepada para guru serta peserta didik OSIS dari kedua sekolah yang telah membangun interaksi dan persahabatan dalam suasana kekeluargaan. Di sela-sela berbagi dengan para guru dan pegawai Recis satu hal yang membuat ekosistem dalam sebuah Lembaga berjalan baik yaitu ada soliditas antar sesama bidang, salah seorang guru mengatakan bahwasannya untuk menyukseskan rencana adalah kalau kita SOLID, sahutnya.
Kepala Sekolah SMAS K Pancasila Borong, RD Pankrasius Wahu Nudan, kemudian menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada keluarga besar SMAS K Regina Pacis Bajawa atas sambutan hangat dan penerimaan yang tulus terhadap rombongan SMAS K Pancasila Borong.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama berada di lingkungan sekolah terdapat kekurangan atau hal-hal yang kurang berkenan. Lebih dari itu, ia berharap hubungan baik yang telah dibangun melalui kegiatan ini dapat terus terpelihara dan berkembang menjadi kolaborasi yang berkelanjutan.
Kesempatan berikutnya diberikan kepada Ketua OSIS SMAS K Regina Pacis dan Ketua OSIS SMAS K Pancasila Borong. Keduanya menyampaikan harapan yang sama agar kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai kunjungan sesaat, tetapi menjadi awal dari hubungan kerja sama yang terus berlanjut demi kemajuan kedua sekolah.
Suasana penutupan semakin semarak melalui penampilan kolaboratif peserta didik dari kedua sekolah, antara lain tarian kontemporer, pertunjukan band, dance, dan berbagai penampilan lainnya. Kebersamaan dilanjutkan dengan Ja’i bersama yang menjadi simbol persahabatan dan kedekatan budaya.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan makan siang bersama, sesi foto, dan salam perpisahan. Momen tersebut menjadi kenangan berharga bagi seluruh peserta, sekaligus mempertegas bahwa perbedaan tempat dan lingkungan sekolah bukanlah penghalang untuk membangun persaudaraan dan kemitraan.
Pada pukul 15.00 WITA, rombongan SMAS K Pancasila Borong bertolak kembali menuju Borong dan tiba sekitar pukul 19.30 WITA.
Sebab, sekolah yang terus belajar adalah sekolah yang terus bertumbuh. Dan melalui kolaborasi, setiap lembaga pendidikan memiliki kesempatan untuk menjadi lebih baik, lebih kuat, dan lebih bermakna bagi masa depan generasi bangsa.
Penulis:Maria Papu
Pendidik SMAS K Pancasila Borong
Artikel Terkait
Semarak BKSN 2026 di SMAS K Pancasila Borong “Yesus Guru yang Penuh Kuasa: Wajah Yesus dalam Injil Matius”
Selasa, 06 Oktober 2026
Bimbingan Teknis Sistem Penjamin Mutu (SPMI) Satuan Pendidikan Pemanfaatan Dana BOS Kinerja Terbaik Tahun 2026
Selasa, 22 September 2026
Bangunan Sekolah Rusak dan Tak Layak Digunakan, SMAS Katolik Pancasila Borong Pasang Garis Polisi
Kamis, 17 September 2026
Gubernur NTT Kunjungi SMAS Katolik Pancasila Borong, Serahkan Bantuan 2.000 School Kit Bagi Siswa-Siswi Terdampak Gempa Bumi di Kabupaten Manggarai Timur
Jum'at, 11 September 2026
Sinergi Tata Tertib, Kesehatan Mental, dan Ekstrakurikuler untuk Membentuk Generasi Berkarakter
Rabu, 15 Juli 2026