You need to enable javaScript to run this app.

Gubernur NTT Kunjungi SMAS Katolik Pancasila Borong, Serahkan Bantuan 2.000 School Kit Bagi Siswa-Siswi Terdampak Gempa Bumi di Kabupaten Manggarai Timur

  • Jum'at, 11 September 2026
  • Administrator
  • 0 komentar
Gubernur NTT Kunjungi SMAS Katolik Pancasila Borong, Serahkan Bantuan 2.000 School Kit Bagi Siswa-Siswi Terdampak Gempa Bumi di Kabupaten Manggarai Timur

Borong, Manggarai Timur — Kamis, 10 September 2026 — Gubernur Nusa Tenggara Timur melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Manggarai Timur sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kerja di wilayah Flores. Salah satu agenda penting dalam kunjungan tersebut adalah mengunjungi sekolah yang terdampak gempa di Borong, Manggarai Timur, yakni SMAS Katolik Pancasila Borong (SMAPAN).

Kedatangan Gubernur NTT di SMAS Katolik Pancasila Borong disambut oleh Bupati Manggarai Timur, Andreas Agas, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur. Turut hadir dalam penyambutan tersebut jajaran MKKS, Kepala SMAS Katolik Pancasila Borong RD. Pankrasius Wahu Nudan, serta Bapak/Ibu Guru, pegawai, dan para siswa-siswi kelas XII SMAS Katolik Pancasila Borong.

Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi keluarga besar SMAS Katolik Pancasila Borong, khususnya dalam melihat secara langsung kondisi sekolah pascagempa sekaligus memperkuat perhatian pemerintah terhadap keberlangsungan proses pendidikan di daerah yang terdampak bencana.

Bagi keluarga besar SMAS Katolik Pancasila Borong, kunjungan Gubernur NTT bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur merupakan sebuah kehormatan sekaligus bentuk perhatian terhadap dunia pendidikan, khususnya sekolah-sekolah yang mengalami dampak akibat gempa.

Kehadiran Gubernur, Bupati Manggarai Timur, jajaran pemerintah, serta para pemangku kepentingan pendidikan juga memberikan semangat dan motivasi bagi para guru dan siswa SMAPAN untuk terus bangkit, menjaga semangat belajar, dan bersama-sama membangun kembali kehidupan pendidikan yang lebih kuat dan tangguh.

Kunjungan kerja tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap kondisi sekolah terdampak bencana, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, guru, peserta didik, dan seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan pendidikan tetap berjalan dan berkembang di Kabupaten Manggarai Timur. 

“Gubernur kemudian menyampaikan pesan penguatan kepada anak-anak bahwa walaupun ditengah kondisi seperti ini anak-anak harus tetap optimis dalam belajar terutama kelas XII yang sebentar lagi akan mengikuti Ujian Tes Kompetensi Akademik (TKA). DI moment ini anak-anak harus tetap berjuang dan jangan pernah merasa sendiri teruslah belajar dan berproses bersama di dalam lembaga pendidikan ini. “Ingat jangan pernah menyerah! masa depan Flores-NTT, masa depan Indonesia semuanya ada di tangan kalian”

Kunjungan tersebut di tutup dengan melakukan penyerahan secara simbolis bantuan 2.000 school kit dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen). Yang selanjutnya akan dibagikan kepada semua murid yang terdampak. "Bantuan tersebut diperuntukkan bagi siswi yang terdampak bencana di tujuh kabupaten di wilayah Nusa Tenggara Timur. 

Penyerahan bantuan secara simbolis yang dilaksanakan di SMAS Katolik Pancasila Borong tersebut menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap peserta didik yang terdampak bencana. "Bantuan school kit diharapkan dapat mendukung kebutuhan belajar para siswi sehingga mereka tetap dapat mengikuti proses pendidikan dengan baik di tengah situasi pascabencana.

 

SMAPAN Tangguh, SMAPAN Bangkit.

 

 

 

*Maria Papu*

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

RD. Pankrasius Wahu Nudan, S.Fil.,M.Th.,M.Han

- Kepala Sekolah -

SALAM DAN SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMAS KATOLIK PANCASILA BORONG

Berlangganan
Banner